Manusia Pribadi Yang Unik

Oleh Final Prajnanta - Jumat, 18 Mei 2007


Pernahkah anda berfikir bahwa tidak akan ada 2 manusia yang sama persis di dunia ini? Saya yakin anda mungkin berfikir bagaimana dengan anak kembar. Anak kembar ada 2 macam, bisa kembar karena berasal dari satu sel telur sehingga mempunyai penampilan yang sangat mirip dan bisa juga kembar karena berasal dari 2 sel telur yang berbeda sehingga wajahnya sama sekali berbeda. Kebetulan saya mempunyai keponakan kembar Nadia dan Nabila, ternyata sifat mereka berbeda, kesukaan mereka juga berbeda walau wajahnya sangat mirip.

Bagaimana dengan kloning? Kloning adalah pengembangbiakkan species dengan menggunakan DNA tetua yang menghasilkan sel baru yang mempunyai sifat mirip dengan induknya. Pada tahun 1997, dunia dikejutkan dengan pengumuman biri-biri ”selebritis” Dolly. Mirip di sini bukan berarti sama persis, Dolly tetap berbeda dengan induknya. Kloning di dunia pertanian dikenal sebagai pembiakan vegetatif, ada 2 cara yaitu dengan stek dan cangkok. Tanaman yang dihasilkan dari stek dan cangkok akan mempunyai sifat yang sama dengan induknya. Misal anda mencangkok rambutan unggul, maka tanaman hasil cangkokan akan mempunyai rasa buah yang sama dengan induknya. Hal ini berbeda dengan perbanyakan dengan biji. Rambutan yang anda makan kemudian bijinya anda tanam maka kelak rasa buahnya belum tentu akan semanis induknya, banyak sekali faktor yang mempengaruhinya utamanya adalah genetis ke dua induk tetuanya. Dari uraian di atas untuk binatang dan tumbuhan walaupun secara kloning pun ada penyimpangan sifat.

Bagaimana seandainya kloning diterapkan ke manusia? Pada tahun 2001 Jean Claude Van Damme aktor laga Holywood keturunan Belgia, dalam filmnya ”Replicant”, dia memainkan peran ganda. Peran pertama sebagai pembunuh yang sadis, dan peran ke-2 sebagai agen polisi hasil kloning pembunuh sadis tersebut. Pengkloningan DNA ini diciptakan untuk menangkap sang penjahat. Seolah-olah orang yang sama tetapi mempunyai perilaku yang berbeda sama sekali. Mulai dari potongan rambut, cara berpakaian dan tentu saja sifat kepribadiannya.

Dari uraian di atas, kita bisa mengambil kesimpulan, walaupun seandainya ada manusia kloning, tetap saja tidak akan sama seratus persen. Oleh karena itu jika anda sepakat, manusia merupakan pribadi yang unik. Setiap orang mempunyai perbedaan mulai dari jenis makanan, model potongan, warna favorit, hobi/kegemaran, sikap, kepribadian hingga bakat atau talenta yang berbeda pula . Perbedaan yang ada pada setiap orang mempunyai potensi yang luar biasa untuk dikembangkan.

Coba perhatikan di sekitar anda. Ada orang yang dilahirkan dengan tingkat kecerdasan (IQ) yang jenius, superior, rata-rata atau di bawah rata-rata. Mungkin anda punya teman yang biasa-biasa saja, namun justru sukses berbisnis. Bahkan mungkin ada teman anda yang pinter (IQ tinggi) , sukses studi namun gagal dalam kehidupan. Ngelamar ke sana ke sini namun tidak juga mendapat pekerjaan. Semua orang bisa sukses, tergantung bagaimana seseorang bersikap, berkepribadian dan mampu mengasah talenta nya dalam menghadapi persaingan hidup yang semakin keras.

Sekarang coba anda renungkan dan tuliskan di secarik kertas, apa hal-hal yang membuat diri anda unik atau berbeda dengan orang lain? Tuliskan semua yang ada. Kemudian pilahkan mana yang menjadi keunikan, kekuatan dan mana yang menjadi kelemahan anda. Memang hal ini tidak mudah. Jika anda berjiwa besar, anda bisa meminta tolong teman-teman kerja anda, teman main, teman sehobi bahkan atasan anda (jika anda bekerja) untuk menentukan apa saja keuinkan, kekuatan, kelemahan dan talenta anda. Kumpulkan jadi satu, maka anda dapat beberapa hal sekaligus. Amati pendapat teman-teman anda. Anda mungkin tidak menyangka kalau sebenarnya beberapa hal kecil bisa dianggap sebagai suatu keunikan atau kekuatan anda! Atau juga selama ini mungkin anda merasa anda tidak punya suatu hal yang unik, anda tidak merasa punya talenta, ternyata anda bisa menemukan talenta anda dari hasil jajak pendapat dengan teman anda. Sekecil apapun talenta anda bisa dikembangkan. Fokuslah ke hal-hal positif yang anda miliki, gali terus dan kembangkan. Mungkin anda adalah ”batu permata” yang belum diasah. Manusia diciptakan unik oleh Yang Maha Kuasa. Keunikan ini merupakan potensi yang jika diasah dan dikembangkan akan menjadikan kita luar biasa. Siapkah anda sukses?

Final Prajnanta
f_prajnanta@yahoo.co.id

Back
ARTIKEL